Muara pintu aku menantimu
Dengan seulas senyum ku alis untuk mu
Adakala ikhlas
Adalaka culas
Adakala kelam dan kelat
Itu lah aku
Manusia
Punya 1001 rasa di jiwa
Ku harap engkau mengerti
Ku harap engkau fahami
Aku hanya sekadar termampu
Menanti di muara pintu
Menyambut dirimu yang tersipu malu
Datang engkau berbatu-batu
Mengharap datang disambut di muara pintu
Kisah aku si penyambut tetamu
Selagi upaya aku menantimu
Di muara pintu
Mengulas senyum selagi termampu
Syukurku padaMu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Subhanallah Alhamdulillah Allahuakabar Tak sikit cabaran menjadi orang dewasa Dulu dulu zaman kanak-kanak,zaman remaja hora hore tak terkira...
-
Aku bersyukur Ya Allah, dipinjamkan rahim mamaku dan menjadi anaknya Ingin aku nukilkan tentang mamaku yang penuh CINTA dan CITA CITA Rasa r...
-
MasyaAllah Tabarakallah Pejam celik dah berbulan tak isi content di blog....rasa bersalah pun ada pada diri, buat blog ni sepatutnya mengis...




No comments:
Post a Comment